Di dalam satu kalimat panjang tanpa jeda, Rasul Paulus menuliskan mazmur surgawi —
bukan sebagai syair indah semata, melainkan sebagai meterai dari surga:
Engkau telah dipilih,
telah dikasihi,
telah ditebus,
telah dimeteraikan.
Bukan karena langkahmu begitu lurus,
bukan karena jiwamu tanpa cela,
tetapi karena Kasih Karunia telah memelukmu sebelum dunia pun mengenal siang dan malam.
“Di dalam Kristus, kita dipilih… ditebus oleh darah-Nya… diberi pengampunan… dianugerahi hikmat… dimeteraikan oleh Roh Kudus.”
— Efesus 1:3–14
Ah, bukankah itu pelukan yang cukup bagi jiwamu yang letih?
Jika Sang Mesias berkata, “Engkau telah dibenarkan,” siapa yang berani menyanggah-Nya?
Jika Roh Kudus telah menaruh meterai-Nya,
siapa yang bisa mencabutnya?
Maka jangan gentar ketika dunia berkata,
“Keselamatanmu belum aman.”
Jangan bimbang ketika lidah manusia meragukan kasih Tuhan.
Ingatkan jiwamu:
“Aku telah dimeteraikan di dalam Kristus — dan apa yang telah dimulai-Nya, akan diselesaikan-Nya.”
Doa Penutup
Ya Bapa,
Aku tidak datang karena layak.
Aku datang karena Engkau telah memanggil.
Aku tidak berjalan karena kuat.
Aku berjalan karena kasih-Mu menopang.
Ajarku untuk tenang dalam jaminan kasih-Mu,
dan hidup sebagai anak yang sudah Engkau tebus —
bukan dalam ketakutan,
melainkan dalam ucapan syukur.
Amin.

