Kacamatanya Tuhan
Kembali
Seorang pejalan berdiri di awal jembatan sempit yang melintasi lembah berkabut menuju cahaya

RENUNGAN NO. 4 HIKMAT & TUNTUNAN TUHAN

Orang yang Setia, Siapakah Menemukannya?

Ketika tiba saatnya melompat dalam iman, berapa banyak yang benar-benar berani percaya dan tetap setia?

Sahabat,

Firman Tuhan di Alkitab itu sungguh indah dan layak kita hargai.
Namun seringkali, di tengah kesibukan, kita hanya membacanya sekilas tanpa menyelami kedalaman dan hati di balik setiap kata.

Pagi ini, Amsal 20:6 menarik perhatian saya. Roh Kudus menuntun saya untuk berhenti, merenung, dan menggali maknanya. Setelah hampir setengah jam mencari dan berdoa, tersingkaplah arti yang lebih dalam dari ayat ini.

“Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?” (TB)

Terjemahan ini, terus terang, terasa kurang menyampaikan maksud aslinya.
Dalam bahasa Ibrani, kata “baik hati” di sini adalah ḥesed — artinya setia pada perjanjian. Jadi lebih tepat bila dimaknai: “Banyak orang mengklaim mereka setia kepada Tuhan.”

Bagian kedua, “orang yang setia”, dalam bahasa Ibrani adalah emunim — artinya faithful (beriman, dapat dipercaya).

01

Gambaran Sederhananya Begini

Banyak orang mengaku setia kepada Tuhan, tetapi ketika tiba saatnya “melompat dalam iman” — saat Tuhan meminta kita taat meski terlihat mustahil — berapa banyak yang benar-benar berani percaya dan tetap setia?

Kiranya renungan singkat ini menjadi berkat dan menguatkan langkah imanmu bersama Tuhan, satu-satunya Allah yang hidup, Pencipta langit dan bumi.

Have a blessed day! 😇

LANJUTKAN PERJALANAN

Temukan renungan lain untuk langkah hidupmu.

Kembali ke semua renungan