Kacamatanya Tuhan
Kembali
Seseorang berjalan keluar dari ruang pengadilan menuju cahaya dengan borgol terbuka tertinggal di belakangnya

RENUNGAN NO. 29 KASIH KARUNIA & KESELAMATAN

Menjadi Kebenaran Allah di Dalam Yesus

Keselamatan kita tidak timbul-tenggelam mengikuti perbuatan kita, sebab karya Yesus mengubah identitas kita secara permanen menjadi orang-orang yang benar dan berkenan di mata Tuhan.

Seorang penjahat masuk ke dalam persidangan. Ternyata ia diampuni dan diputuskan tidak bersalah (dibenarkan). Apakah itu menjamin bahwa ia tidak akan berbuat jahat lagi? Tentu tidak. “Dibenarkan” di sini hanyalah posisi atau statusnya saat itu, namun bisa saja ia tidak menghargai kebebasannya lalu berbuat jahat lagi.

01

Argumen tentang Jaminan Keselamatan

Argumen inilah yang sering dipakai oleh pengajar atau gereja yang tidak percaya pada jaminan keselamatan (assurance of salvation). Mereka menganggap pembenaran itu hanyalah kejadian satu kali, tetapi setelah itu, manusia harus berjuang menjaga agar tidak jatuh dalam dosa lagi. Jika tidak, maka keselamatan atau pembenaran itu dianggap bisa hilang.

02

Menjadi Kebenaran Allah

Mari kita lihat 2 Korintus 5:21. Terjemahan bahasa Indonesia menuliskan:

Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

2 Korintus 5:21

Sekilas terlihat masuk akal, bukan? Kita “hanya” dibenarkan, persis seperti ilustrasi penjahat di persidangan tadi. Tapi saya katakan, terjemahan ini kurang akurat dalam menangkap kedalaman maknanya.

Dalam bahasa aslinya (Yunani) maupun terjemahan bahasa Inggris (NIV, NASB, NKJV), dikatakan bahwa Yesus menjadi dosa (kata benda), dan kita menjadi kebenaran Allah (kata benda). Apakah Anda melihat perbedaannya?

Di dalam Yesus, kita bukan sekadar “dibenarkan” (kata kerja), tetapi kita menjadi kebenaran (kata benda) Allah. Artinya, karya yang Yesus lakukan bukan hanya mengubah status hukum kita pada saat itu, melainkan mengubah identitas kita seutuhnya menjadi orang-orang yang benar dan berkenan di mata Tuhan.

Jadi, semoga keluarga Tuhan bisa mengerti dan paham benar bahwa keselamatan kita bukan sesuatu yang “timbul-tenggelam” tergantung pada perbuatan kita, karena identitas kita telah diubahkan secara permanen di dalam Yesus.

Have a blessed day.

LANJUTKAN PERJALANAN

Temukan renungan lain untuk langkah hidupmu.

Kembali ke semua renungan