Kacamatanya Tuhan
Kembali
Musa memandang Tanah Perjanjian dari Gunung Nebo sementara umat Israel melanjutkan perjalanan di kejauhan

RENUNGAN NO. 30 KASIH KARUNIA & KESELAMATAN

Kenapa Musa tidak diizinkan Tuhan masuk ke Tanah Perjanjian?

Apakah kamu melihat hukuman atau melihat pola?

Ada pengajar yang memakai kasus Musa sebagai pesan bahwa kalau mengikuti Tuhan, tidak boleh salah langkah sedikit pun, bisa-bisa seperti Musa, yang pelayanannya bertahun-tahun tidak diperhitungkan hanya karena satu kali kelalaian. Hari ini saya katakan, pengajar ini tidak bisa melihat hati Tuhan.

01

Musa dan Hukum Taurat

Musa adalah simbol dari hukum Taurat.
Hukum tidak bisa membawa kita masuk ke tanah perjanjian, tempat istirahat kita. Di mata Musa (hukum), setiap pelanggaran adalah tindakan pemberontakan terhadap Tuhan. Tuhan telah berjanji bahwa generasi kedua Israel akan memasuki tanah perjanjian, tetapi Musa tetap melihat mereka sebagai pemberontak (Bilangan 20:10).

Hanya Yesus (Yosua) yang bisa membawa Israel dan kita masuk ke dalam istirahat, yaitu istirahat dari perbuatan—berhenti mencoba mendapatkan perkenanan Tuhan melalui perbuatan kita.

02

Sebuah Pola Ilahi

Jadi, yang kita lihat adalah sebuah pola Ilahi:

03

Istirahat dari Perbuatan

Inilah istirahat dari perbuatan (rest from works).
Ibrani 4:10

Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Selamat menikmati berkat-berkat Tuhan!

LANJUTKAN PERJALANAN

Temukan renungan lain untuk langkah hidupmu.

Kembali ke semua renungan