Kacamatanya Tuhan
Kembali
Pesawat terbang tinggi di atas awan dalam langit pagi yang terang

RENUNGAN NO. 17 KASIH KARUNIA & KESELAMATAN

Kuasa yang Mengalahkan Hukum Dosa dan Maut

Kita tidak lagi mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi hidup di dalam hukum yang lebih tinggi—hukum Roh yang memberi hidup.

“Oleh karena itu, sekarang tidak ada lagi penghukuman bagi orang yang berada di dalam Yesus Kristus. Sebab, hukum Roh kehidupan di dalam Yesus Kristus telah memerdekakan kamu dari hukum dosa dan maut.”

Roma 8:1–2

Perhatikan ini baik-baik:
Hukum Roh kehidupan berkuasa melawan hukum dosa dan maut.

01

Hukum yang Lebih Tinggi

Keluarga dalam Yesus,
Renungkanlah hal ini… dalam kehidupan sehari-hari, kita semua tunduk pada suatu hukum alam yang tidak bisa kita hindari: hukum gravitasi. Sekuat apa pun kita meloncat, kita pasti akan jatuh kembali ke tanah.

Namun ada satu hukum lain yang bisa melawan gravitasi:
Hukum aerodinamika—yang membuat pesawat bisa terbang, menembus awan, dan mengatasi tarikan bumi.

02

Gambaran Secara Rohani

Sekarang bayangkan ini secara rohani:
Semua manusia, tanpa kecuali, terikat oleh hukum dosa dan maut. Tak peduli seberapa keras kita berusaha hidup benar, pada akhirnya kita akan tetap jatuh karena kuasa dosa.

Namun ketika Roh Kudus tinggal dalam kita, itu seperti kita berada di dalam pesawat—bukan lagi mengandalkan kekuatan sendiri untuk melawan gravitasi, tapi berada dalam hukum yang lebih tinggi, yang bisa membawa kita terbang.

Melalui Paulus, Tuhan sedang menjelaskan bahwa kita tidak perlu takut pada kematian, karena ada satu hukum yang lebih besar—kuasa Roh Kudus—yang mampu membebaskan kita dari dosa dan maut.

Inilah yang harus kita cari, inilah yang harus kita terima.
Karena ketika kita berada di dalam Yesus dan dipenuhi Roh-Nya, maka “tidak ada lagi penghukuman.”

Have a blessed day, family in Christ.

Hiduplah bukan dengan kekuatan sendiri, tapi dalam hukum yang lebih tinggi—hukum Roh yang memberi hidup. 🕊

LANJUTKAN PERJALANAN

Temukan renungan lain untuk langkah hidupmu.

Kembali ke semua renungan