Yaitu agar kita mengerti hati Sang Penulis.
Kita mengenal Dia melalui firman-Nya.
Yohanes 11 memberi contoh indah tentang isi hati Tuhan.
Yesus mengasihi Lazarus, namun Dia tidak langsung datang menyembuhkannya.
Sebaliknya, Ia menunggu dua hari, hingga Lazarus mati.
Mengapa? Karena kasih yang sempurna tahu waktu yang sempurna.
✅ Jika Yesus langsung datang, orang hanya akan melihat kesembuhan.
Tapi karena Dia menunggu, mereka menyaksikan kebangkitan.
Izinkan Saya Berbagi Perumpamaan
Seorang ayah melihat anaknya kesulitan menyusun puzzle.
Anaknya menangis, “Papa, tolong sekarang!”
Tapi sang ayah menunggu — bukan karena kejam,
melainkan karena dia lebih mengutamakan pertumbuhan anaknya daripada kenyamanan sesaat.
Ketika akhirnya sang anak berhasil,
ia melihat ayahnya tersenyum.
Ayah itu tidak pernah pergi — hanya tidak membantu karena sedang melatih anaknya untuk bersukacita penuh.
Jika Kamu Sedang Bergumul
Jadi jika kamu sedang bergumul, dan bertanya:
“Kenapa Bapa di Surga belum menolongku?”
Mungkin karena Dia sedang mengajarimu sesuatu.
Bukan hanya untuk kesembuhan,
tapi untuk kebangkitan.
Tetap kuat dalam iman kepada Kristus.
Damai Tuhan sertamu.

