Daud menulis:
“Engkau mengurung aku dari belakang dan dari depan, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.”
— Mazmur 139:5
Kalimat ini bukan sekadar puisi, melainkan pelukan ilahi:
“Dari belakang” — artinya Tuhan telah menebus masa lalumu, tidak ada yang terlalu gelap untuk disentuh oleh kasih-Nya.
“Dari depan” — artinya Tuhan sudah menyiapkan masa depanmu, bahkan sebelum engkau tiba di sana.
“Tangan-Nya di atasmu” — artinya Tuhan membimbingmu dengan kasih dan kuasa, seperti seorang Bapa yang memegang bahu anak-Nya agar tidak tersesat.
Dan Daud hanya bisa berseru dalam kekaguman:
“Pengetahuan ini terlalu ajaib bagiku, terlalu tinggi, aku tidak sanggup mencapainya.”
— Mazmur 139:6
Jadi hari ini, melangkahlah dengan tenang.
Ingatlah ini di setiap detak jantungmu:
“Engkau tidak pernah sendiri. Engkau tidak pernah terlepas dari penjagaan. Dan engkau tidak pernah tidak dikasihi.”
Tuhan ada bersamamu—dalam langkah yang ringan maupun langkah yang berat.
Biarkan kasih-Nya menjadi alasanmu tetap berdiri teguh dalam iman pada Kristus.

