Gambaran yang Dulu Saya Miliki
Dulu sewaktu SMP, ada seorang guru matematika yang menakutkan bagi kami di sekolah. Dia mengajar dengan suara keras dan menghukum kami di saat kami gagal menjawab pertanyaan ataupun mendapat nilai jelek di ulangan.
Pada saat saya membaca “takut akan Tuhan” dulu, gambaran seperti itu yang terlintas. Tapi sekarang saya paham, ternyata takut akan Tuhan bukan takut seperti itu.
Kagum, Hormat, dan Mengasihi
Bayangkan ada seseorang yang dirimu hormati, kagumi, dan kasihi. Bukankah setiap perkataannya harum dan wangi sehingga kita akan berusaha mengingat setiap kata yang keluar dari mulutnya? Pada saat dia memberikan nasihat atau perintah, bukankah kita dengan senang hati akan melakukannya?
Itulah, saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan, yang dimaksud dengan “takut akan Tuhan” atau “Fear of the LORD.”
Menyimak dan Melakukan
Apabila dirimu menyimak dengan seksama perkataan-perkataan Tuhan (Alkitab), serta setia melakukan nasihat dan perintah-Nya (mengasihi sesama), saya yakin dan percaya bahwa dirimu akan mengalami janji Tuhan, yaitu dirimu akan menerima hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan sendiri.
Selamat berjalan bersama Tuhan (walk with God). God bless you!


