Tuhan Memberi Hikmat
Sampai suatu hari, Tuhan memberi hikmat kepadaku:
“Ajak dia berkumpul dengan para pria yang takut akan Tuhan.”
Maka aku pun membawanya ke persekutuan pria. Kami makan bersama di restoran — hanya para pria, tanpa membawa istri.
Kami mendengarkan kesaksian, mendengar pergumulan satu sama lain, dan saling menguatkan.
Tempat di mana tak ada yang berpura-pura kuat, tapi semua membuka hati.
Setelah pertemuan keempat, ia datang padaku dengan mata yang berkaca-kaca.
Katanya, “Aku sudah berlutut, aku sudah tidak tahu harus bagaimana. Aku minta Tuhan pulihkan aku… keluargaku, pernikahanku, keuanganku, segalanya.”
Dan Tuhan Menjawab
Bukan dengan kilat dari langit.
Tapi dengan halus dan ajaib, satu demi satu:
Tuhan kirim mentor rohani yang mengasihi dan membimbingnya.
Tuhan pertemukan dia dengan teman SD yang sudah 30 tahun tidak ia jumpai — dan orang ini bersaksi tentang kesetiaan Tuhan.
Kesaksian itu menembus hatinya.
Ia tahu… Tuhan benar-benar mencarinya.
Hari ini, aku melihat saudara seiman yang sedang dipulihkan.
Ia belum selesai, tapi ia sedang berjalan.
Ia dihidupkan kembali, diperbaharui, dan mulai menapaki jalan kemenangan.
Mari kita doakan dia.
Agar ia tetap setia mengikuti jalan Tuhan.
Agar ia tidak hanya pulih, tapi menjadi bukti nyata bahwa Tuhan tidak pernah menyerah pada satu domba yang hilang.
Pesan: Tuhan Peduli Pada Satu
Yesus berkata:
“Jika seorang memiliki seratus domba dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan dan pergi mencari yang sesat itu… sampai ia menemukannya?”
— Lukas 15:4
Tuhan melihat kita satu per satu.
Dan untuk yang tersesat, Ia tak tinggal diam.
Ia akan mencarimu. Mengutus orang-orang. Membuka jalan. Menyentuh hati.
Sampai kau kembali ke pelukan-Nya.

